Sabtu, 24 November 2012

Surat dari Kurir Penghibur


“Permisi....”

“Iya, Mas? Surat lagi?” 

“Iya, Mbak. Wah, kelihatannya mbak ini banyak pengagum, ya? Sebulan ini, hampir setiap hari ada surat yang saya antar ke rumah ini. Pengirimnya berbeda semua pula,” katanya sambil tertawa kecil.

“Ah, Mas bisa aja. Kali ini, dengan cara apa lagi Si Pengirim surat meminta Mas untuk saya?”

“O, iya. Dengan menyanyi, mbak. Lagu dari Anji, Kekasih Terhebat.”

“Silakan!” seruku. Seperti biasa, aku menikmati setiap hal-hal yang dia lakukan atas permintaan Si Pengirim surat itu.

Sebulan terakhir, aku telah terhibur oleh kurir surat ini. Pilihanku tepat. Sepertinya memang dia yang aku cari. Tidak salah aku mengirimkan surat-surat ini ke alamatku sendiri, hanya untuk melihatnya menghiburku setiap hari.

2 komentar: