Rabu, 26 Juni 2013

Monorel di Jakarta

"Jakarta terapung. Jakarta punya monorel. Oke!"

Masih ingat ucapan kakek-kakek yang di iklan -tahun berapa saya lupa- di televisi dulu? Warga Jakarta pun semua kota di Indonesia antusias karena Indonesia khususnya Jakarta punya monorel. Proyek ini sempat tersendat. Padahal tiang-tiang rel-nya sedang dibangun. Beginilah jadinya selama bertahun-tahun...



foto: metro.news.viva.co.id
foto: kabar24.com





Malah ada yang dimanfaatkan jadi billboard. Lumayan, pendapatan negara masuk. Hehehe.

Nah, hari ini saya jalan-jalan ke Monumen Nasional kebetulan ada pameran monorel di sana. Acara ini dibuat oleh PT. Monorel Indonesia (kalau tidak salah).

Jadi pengunjung disimulasikan untuk naik monorel sungguhan. Mulai dari ticketing, naik ke stasiun di atas, lalu ada karyawannya di dalam yang menyambut. Sistem tiket di sini menggunakan kartu (akan di-upgrade seperti ini katanya) yang bisa diisi ulang. Cara beli tiket tinggal memasukkan kartu di mesin tiket, pilih tujuan, lalu tiket keluar. Layar mesin tiketnya touchscreen. Sambil monorelnya jalan (pura-puranya), kita bisa mendengarkan arahan dari pemandu dan bisa melempar pertanyaan. Satu rombongan sekali masuk. Kalau dilihat dari dalam, agak-agak mirip dengan KRL bisnis. Kursinya dari fiberglass dan pintunya buka/tutup otomatis.






Untuk rutenya, dari bekasi ke dalam kota Jakarta. Dan ada khusus untuk keliling di bandara Soekarno-Hatta. Jadi nanti, kalau mau ke bandara dari Jakarta/bekasi/bogor, bisa naik KRL dulu langsung ke bandara, terus bisa keliling menggunakan monorel ini. Keren! :D

Monorel ini diproduksi oleh PT INKA. Artinya dibuat sama anak bangsa. Indonesia mampu kan. Insinyurnya jago-jago. Hehe.

Oh iya, pas ke sana dan ngobrol-ngobrol sama karyawan PT INKA, ternyata yang merakit Transjakarta itu PT INKA juga. KRL, Kereta Api Diesel, apalagi ya lupa.

Jadi, bedanya monorel dengan kereta api, monorel ini menggunakan satu rel aja. Jadi ditahan menggunakan roda ban kiri-kanannya.  Belum ngerti gimana mekanismenya. Apakah rodanya sebagai penggerak atau hanya penahan monorel. Lupa nanya.*poker face*


Monorel dan MRT juga beda. Bedanya? Googling sendiri deh. :p

Perusahaan ini bekerjasama dengan Angkasa Pura II, Pelindo, LSR, dan banyak lagi untuk masing-masing di bidangnya. Bravo Indonesia. Semoga ini jalan untuk Jakarta agar tidak macet. Hahaha.







2 komentar: