Minggu, 09 September 2012

Reportoar Gandamayu.

Kali ini saya sangat beruntung. Teater favorit dan penulis hebat menyatu dalam membuat sebuah karya. Mereka adalah teater Garasi dan Putu Fajar Arcana. Pertunjukan yang diadakan di Gedung Kesenian Jakarta ini mampu membuat semua penonton kagum.

Kisah ini disajikan dalam satu sudut pandang berbingkai. Ayah (semar) mengisahkan mitologi gandamayu kepada Anak dalam perjalanan mereka menuju Desa Kaliakah, Bali. -- sinopsis cerita dari Arcana Foundation. Uma yang tengah di ujji oleh suaminya sendiri, Siwa, dinilai berkhianat dengan saudagar sapi perah. Uma dikutuk menjadi raksasa hutan bernama Durga. Selama 12 tahun dia berada di hutan itu ditemani teman senasibnya, Kalika.

Pemeran pertunjukan di Gandamayu ini sudah tidak asing lagi. Seperti Ayu Laksmi sebagai Kalika. Ine Febriyanti yang pernah menyutradarai film kembali aktif di pementasan teater, kali ini dia berperan sebagai Durga.
Durga, sosok Uma yang dikutuk oleh Siwa karena dituduh berkhianat.
Di belakang ada Semar dan Kalika.

Uma sedang mencari susu untuk kesembuhan suaminya, Siwa.

Kalika yang diperankan oleh Ayu Laksmi.


Ibu para Pandawa, Kunti.
Di sela-sela pertunjukan, sebagian pemeran ada yang menari. Itu untuk menggantikan adegan berperang, bercinta, dan sebagainya. Tata musiknya dahsyat, tak henti-hentinya membuat merinding.
Sukseslah buat acara kemarin ini. Keren! Oh iya, itu foto-foto dari Om bayu, @_adadeh_ :)

Sebelum acara dimulai, narsis dulu gapapa sih, ya.. :p



Tidak ada komentar:

Posting Komentar